Panduan Keuangan First Jobber: Apa yang Harus Dilakukan Setelah Gaji Pertama Masuk?

Baru menerima gaji pertama? Simak urutan prioritas keuangan first jobber, mulai dari kebutuhan pokok, dana darurat, self reward, utang, tabungan, hingga investasi.

gaji pertama untuk apa

Bagi First Jobber, Gaji pertama bisa jadi sangat indah. Namun, ada banyak kesalahan yang dilakukan setelah mendapatkan gaji pertama yang mempengaruhi perilaku dalam memanfaatkan gaji selanjutnya. Lalu, apa yang harus dipersiapkan first jobber dalam mengelola gaji bulanannya?

Beberapa yang kerap menjadi masalah first jobber dalam mengelola gaji antara lain:

  • Belum punya rencana penggunaan gaji. Semua berada di satu rekening dengan tanpa rencana apapun.
  • Merasa gaji masih kecil sehingga tidak perlu diatur. Padahal, mengatur gaji akan menjadi kebiasaan yang bagus untuk menjaga cashflow lancar dan aset bisa bertumbuh.
  • Terlalu cepat mengikuti gaya hidup (tren media sosial dan rekan kerja di kantor).
  • Langsung investasi ingin cepat kaya padahal belum mempersiapkan dana darurat

Untuk itu, ada tiga hal utama dalam pengelolaan gaji yang first jobber harus ketahui:

Pertama, anggaran untuk bertahan hidup. Ini anggaran kebutuhan primer dari kontrakan (jika ada), ongkos transportasi (bensin sampai ongkos kereta), makan 3 kali sehari, kebutuhan perlengkapan kehidupan seperti sabun, shampo, dan lainnya. Untuk anggaran bertahan hidup, kami juga memasukkan kebutuhan dana darurat.

Guideline dana darurat:

  • Single non-generasi sandwich tanpa utang: 3 bulan penghasilan bulanan
  • Single non-generasi sandwich dengan utang: 12 bulan penghasilan bulanan
  • Single generasi sandwich dengan utang: 12 bulan penghasilan bulanan
  • Single generasi sandwich tanpa utang: 6 bulan penghasilan bulanan
  • Berkeluarga dengan atau tanpa utang: 12 bulan penghasilan bulanan

Cara mengumpulkan dana darurat bisa dicicil bertahap tiap bulan dari nominal di luar kebutuhan pokok. Target aset paling simpel untuk dana darurat ada di reksa dana pasar uang.

Kedua, anggaran untuk menikmati hidup. Ini anggaran kebutuhan sekunder. Tujuan penggunaan bisa untuk liburan, nongkrong bersama teman-teman, beli gadget, dan lainnya. Jika anggaran kebutuhan sekunder ini cukup besar, kamu bisa nabung terlebih dulu dari penyisihan gaji bulanan.

Ketiga, membangun masa depan lewat berinvestasi. Namun, jika dana darurat belum terkumpul. Disarankan porsi investasi dioptimalkan untuk membentuk dana darurat. Opsi alternatif bisa membagi porsi kecil untuk mulai cicil-cicil investasi.

Strategi Alokasi Dana Gaji

Kami membuat skema yang bisa disesuaikan dengan kondisimu. Dari gaji yang masuk, kamu hitung berapa pengeluaran pokok yang tanpa pengeluaran ini kamu tidak bisa hidup dan beraktivitas seperti:

  • Makan harian
  • Transportasi
  • Kos atau kontribusi rumah
  • Pulsa dan internet
  • Kebutuhan kerja

Total biaya ini jadi total kebutuhan pokok, sedangkan sisa dana dari gaji akan digunakan untuk:

  • Cicil dana darurat
  • Cicil kebutuhan self-reward
  • Cicil investasi

Dalam kondisi tahap awal sisa dana dari pengeluaran pokok bisa dibuat seperti ini:

  • Cicil dana darurat sebanyak 50 persen dari total dana yang tersisa
  • Cicil Kebutuhan self reward 25 persen dari total dana yang tersisa
  • Cicil investasi sekitar 25 persen dari total dana yang tersisa

Porsi ini bisa disesuaikan yang penting fokus utama mengumpulkan dana darurat terlebih dulu. Lalu, anggaran untuk semua cicil dana darurat, kebutuhan self reward, dan investasi dilakukan setelah mendapatkan gaji bukan menunggu uang sisa dari pengeluaran.

Note: kami sangat tidak menyarankan menggunakan paylater, kartu kredit, pinjol, dan lainnya untuk awal karier-mu. Fokus untuk menggunakan penghasilan bulanan terlebih dulu. Jika penghasilan dirasakan tidak cukup untuk pengeluaran, berarti pengeluaran non-prioritas dari deretan prioritas bisa disingkirkan terlebih dulu atau downgrade untuk menyesuaikan dengan penghasilan. Cara lainnya, kamu harus cari tambahan penghasilan agar pendapatan bisa lebih besar daripada pengeluaran.

Untuk cicil kebutuhan self reward bisa ditabung ke rekening yang berbeda atau produk reksa dana pasar uang yang berbeda dari dana darurat. Sementara itu, untuk investasi bisa mencoba aset high risk seperti saham atau bitcoin. Hanya saja, jangan pernah beli saat lagi hype, disarankan cicil beli saat lagi turun.

Mau Tau Tingkat Kesehatan Keuangan-mu? Gunakan Kalkulator Ini untuk Mengetahui Secara Umum Bagaimana Kondisi keuanganmu sekarang. GRATIS!, klik di sini ya